Sunday, July 12, 2015

MANAJEMEN PERENCANAAN DAN RANCANGAN WIRELESS DAN PC ROUTER DENGAN MENGGUNAKAN MIKROTIK



I. LATAR BELAKANG

Dengan semakin berkembangnya Teknologi Informasi   dan semakin meningkatnya kebutuhan komunikasi global, sehingga diperlukan pengetahuan tentang teknologi Informasi itu.  Belakangan, perkembangan teknologi, tepatnya information technology (IT), menyumbangkan definisi baru buat istilah tersebut. Hotspot merupakan area publik yang telah dipasangi jaringan internet wireless atau nirkabel. Jaringan wireless fidelity (Wi-Fi) ini memakai standar teknologi IEEE
802.11 dengan frekuensi 2,4 Gigahertz. Teknologi tersebut juga dikenal dengan nama WLAN (wireless local area network).

Dalam beberapa tahun ini, hotspot mulai marak dipasang oleh beberapa ISP (penyedia layanan internet). Meski dilihat dari pangsa pasar pengguna masih kecil, layanan koneksi komunikasi nirkabel ini bisa menjadi tren yang positif.

Dilihat dari kegunaannya, jelas layanan ini sangat membantu Anda dalam berinternet. Anda tak perlu lagi harus mencolokkan kabel jaringan ke dalam notebook atau komputer jinjing Anda. Selama ada sinyal wireless, tinggal setel koneksi internet komputernya, maka langsung terhubung.

Sebenarnya  ada  dua  jenis  konfigurasi  WLAN  yang  digunakan  dalam hotspot.  Jenis  pertama  disebut  dengan  Mode  Infrastruktur,  yang  memerlukan adanya sebuah access point atau titik akses, konfigurasi yang cocok untuk layanan publik.

Mode kedua adalah Mode Ad-hoc yang tidak memerlukan titik akses, tetapi pengguna dapat berhubungan lewat adaptor nirkabel.

Selama mengakses jaringan WLAN di area hotspot, pengguna bisa mendapatkan akses koneksi internet dengan kecepatan sampai dengan 11 Mbps
 
(megabits per second). Kecepatan ini bisa ditingkatkan hingga 54 Mbps, tergantung standar yang dipakai.


Post a Comment